Ayyoubmaulana Ide Bisnis Kreatif

Cara Menjadi Dropship yang Sukses

dropship  Cara Menjadi Dropship yang Sukses

Published at Thursday, August 20th 2020, 12:36:32 PM. dropship. By admin.

Indonesia diprediksi menjadi pasar ecommerce terbaik di Asia. Pada tahun 2021, pendapatan dari bisnis online akan mencapai $14,47 miliar. Angka itu akan sama dengan 20 persen pendapatan Indonesia.

Tak heran, bisnis online menjadi ladang uang paling strategis untuk dijajaki. Di antara sekian banyak skema berbisnis online, dropship ialah salah satu yang cukup potensial. Skema bisnis dropship bisa dibilang minim risiko sekaligus juga minim modal.

Siapa saja bisa memulai berbisnis dropship alias menjadi dropshipper. Asalkan tidak asing dengan ecommerce, peka dengan permintaan pasar, dan getol untuk mempromosikan bisnis.

Jadi, apakah Anda berminat menjadi dropshipper?

Kalau iya, artikel ini harus Anda baca. Di sini kami akan mengulasi cara menjadi dropship tanpa modal. Tak lupa, ada juga bahasan serba-serbi strategi membangun bisnis dropship yang sukses, seperti:

Memilih produk dan partner bisnis yang cocok; Menambahkan nilai jual unik (unique selling points) pada bisnis; membuat branding bisnis; Build website yang apik; Mengaplikasikan otomatisasi proses pembelian dan notifikasi; Mempercepat produk terjual dengan teknik marketing tepat.

Tanpa banyak basa-basi lagi, yuk mulai topik bahasannya.

Apakah itu Bisnis Dropship?

Bisnis dropship ialah model bisnis di mana seseorang menjual produk yang dibuat oleh pihak lain. Namun, untuk menjual produk itu, orang ini tak perlu membeli produk dan mengirimkannya secara manual. Lewat bisnis dropship, produsen juga lah yang transfer produknya ke konsumen.

Lalu, apa itu dropshipper? Dropshipper adalah orang menjalankan bisnis dropship. Kalau Anda nantinya melakukan bisnis dropship, Anda akan disebut sebagai dropshipper.

Sebagai dropshipper, Anda tak perlu lagi memikirkan produksi dan pengiriman barang. Sebab, kesemuanya itu sudah menjadi tugas pihak produsen.

Tugas Anda lalu ialah mengembangkan bisnis itu sendiri. Bagaimana langkah konkretnya?

Sebentar. Jangan buru-buru dulu.

Sebelum memahami strategi bisnisnya, tentu Anda perlu pahami dulu bagaimana cara dropship dan cara menjadi dropshipper. Untuk itu, ada baiknya Anda baca artikel satu ini: Cara Memulai Bisnis Dropship.

Selain cara-cara berbisnis, kamu akan mendapatkan gambaran besar soal bisnis dropship di artikel tersebut. Apa saja keuntungan dan tantangan menjalankan dropshipping? Jenis produk apa saja yang bisa di-dropship? Semuanya terangkum di sana.

Setelah khatam, diperkenankan lah Anda menyelam lebih mendalam untuk tahu strategi sukses berbisnis dropship. Toh, kan itu tujuan artikel ini. Sebentar lagi, kami akan sodorkan pada Anda tips marketing yang spesifik untuk dropshipping.

Kunci sukses dropshipping ada pada marketing dan customer service. Jika Anda tipikal orang yang kreatif sekaligus menyukai interaksi dengan orang lain, keduanya tentu tak jadi tantangan. Malah, kedua hal ini bisa terasa sangat menyenangkan.

Namun, ada baiknya juga untuk memadukan hal-hal kreatif ini dengan eksekusi yang lebih terarah. Data dan best practice yang tepat bisa menjawab strategi bisnis dropship yang efektif, efisien, dan sukses. Berikut beberapa tips yang bisa kami sampaikan kepada Anda.

Baca juga : Tools Dropship Ampuh

1. Tentukan Produk dan Partner yang Cocok

Maaf. Kedua hal ini tak bisa ditawar. Keduanya adalah kunci sukses bisnis dropship.

Memilih produk yang cocok mengantarkan Anda pada konsumen yang banyak. Partner dropship / supplier barang yang tepat juga akan melancarkan bisnis Anda.

Akan tetapi, akui saja, sangat sulit untuk menentukan produk dan supplier yang cocok. Sebab, tak ada patokan pasti mana yang pas untuk bisnis. Jadi, seringkali kesemuanya tergantung pada insting dan chemistry dengan partner bisnis.

Walaupun seperti itu, kami akan coba memberi sedikit panduan untuk membantu Anda menentukan produk untuk dropship. Berikut poin-poin yang kami maksud:

Memilih barang-barang yang punya niche yang sama. Terlalu banyak barang dengan niche beragam hanya akan membuat Anda tidak fokus. Reputasi toko juga takkan sebaik yang khusus menjual produk khusus. Pilih produk yang enteng dan tahan lama (durable). Tipikal produk macam ini bisa mengurangi risiko rusak selama proses pengiriman barang. Hindari produk yang berat, bervolume besar, gampang rusak, dan pecah belah. Produk yang sejenis ini sulit dikirimkan, ongkos kirimnya mahal, dan risiko rusak juga besar. Dahulukan untuk jual barang yang punya permintaan tinggi dalam jangka waktu lama. Jual produk-produk yang sedang tren di pasaran. Jadikan produk itu sebagai penarik pelanggan baru. Akan tetapi, jangan hanya menggantungkan produk-produk yang sedang tren supaya menghindari dari risiko kerugian. Hindari menjual produk yang sudah dipilih oleh kompetitor besar dan punya basis pelanggan setia.

Selain soal produk, jangan lupakan juga hubungan Anda dengan supplier produk. Sebisa mungkin, buatlah hubungan dekat dan personal dengan partner bisnis Anda.

Anggap supplier ialah pihak yang sama pentingnya dengan konsumen. Tanpa adanya supplier, tentu saja bisnis Anda takkan berjalan. Tak ada barang yang sampai ke tangan konsumen bila supplier-nya saja tak ada.

Jangan anggap tips ini bualan saja lho ya. Berhubungan baik dengan supplier ini adalah strategi yang dipakai oleh Zappos. Diceritakan dalam buku Delivering Happiness yang wajib dibaca Hoster Rangers, strategi ini pula yang mengantarkan Zappos menjadi ecommerce sepatu pertama yang memiliki koleksi terlengkap dengan harga kompetitif.

Ditambah dengan customer service yang memang jempolan, Zappos akhirnya berkonsolidasi dengan Amazon. Jadi, kesuksesan bisnis juga sangat ditentukan oleh partner Anda. Ingatlah tips di atas selama Anda menjalankan bisnis. Terutama di masa awal-awal.

Tidak hanya relasi dengan partner, Anda juga perlu coba memikirkan skema kerja sama yang tepat. Tak selamanya laba diambil dari selisih harga supplier dan harga jual dropshipper. Kalau begitu, Anda akan mati-matian bersaing di pasaran. Sebab, akan selalu ada penjual yang menjual barangnya dengan harga lebih rendah.

Strategi seperti itu tak sehat. Pun, tidak akan membuat Anda mendapatkan banyak laba.

Jadi, coba pikirkan sistem komisi untuk supplier Anda. Sistem ini jauh lebih bagus diterapkan. Pun, supplier jadi ikut andil dalam kesuksesan bisnis. Anda bisa menekan supplier agar terus memperbaiki kualitas produk dan pelayanan. Apalagi dalam hal berita stok barang dan respons cepat (terutama berkaitan dengan retur atau pengembalian barang).

2. Tambahkan Nilai Jual yang Unik

Jual dengan harga termurah, niscaya banyak pelanggan mengantri. Kalimat itu terlanjur menempel di ingatan banyak orang. Pebisnis dan konsumen juga.

Mungkin itu sebabnya harga adalah hal pertama yang dilihat. Calon konsumen selalu berusaha mendapatkan harga terendah. Mau tak mau, pebisnis bersaing memasarkan harga yang ekonomis pula.

Namun, percayalah membanting harga tak seterusnya membuat bisnis Anda sukses. Dalam jangka panjang, praktik bisnis yang demikian hanya akan menyulitkan Anda sendiri. Karena itu artinya, Anda dipaksa menjaring pelanggan dalam jumlah semakin banyak.

Padahal kan sudah jadi rahasia umum. Menjaring customer baru itu lebih sulit dan mahal dibandingkan mempertahankan yang lama. Kalau dipersentasikan, kemungkinan menjual ke kostumer baru hanya berkisar 5-20 persen. Jauh nilainya dengan persentase jual ke pelanggan lama, yaitu 60-70 persen.

Maka dari itu, Anda perlu cerdas menambahkan nilai jual ke produk. Lewat nilai jual ini pulalah Anda bisa mematok harga yang sedikit di atas rata-rata.

Dalam kasus bisnis dropship, memang agak sulit untuk menambahkan nilai jual atau unique selling point ke produk. Ya karena kembali lagi…apapun yang berhubungan dengan produk bukan urusan langsung Anda.

Sebagai gantinya, alihkan nilai unik ke hal-hal yang berhubungan dengan pelanggan. Misalnya saja, customer service yang taktis, jaminan waktu pengiriman yang cepat, ongkos kirim yang kompetitif, beri poin dan reward, selipkan freebies dan tester produk, dan sebagainya.

3. Perhatikan Branding Bisnis

Branding ialah perkara yang tak bisa dilepaskan dari bisnis. Karena branding lah, sebuah bisnis bisa dikenal oleh banyak orang. Karena branding juga, bisnis sukses menarik pelanggan dan menjadikan dirinya berbeda dengan bisnis lain.

Alasan di atas pastinya masuk akal. Bahkan, sudah jadi hal yang biasa. Jadi, mari coba kita balik logikanya agar Anda mengerti betul pentingnya branding.

Sederhananya, toko online tidak punya branding hanya akan dilupakan. Toko semacam itu ━ kasarnya ━ tak bagus dan meniatkan diri hanya untuk dipakai sekali transaksi. Calon pelanggan jadinya tak punya alasan kuat untuk membeli di toko tersebut.

Itu pula mengapa kebanyakan bisnis dropship yang tak ber-branding, gila-gilaan menurunkan harga. Sebelum pada akhirnya gulung tikar karena usaha tak sebanding dengan cuan.

Jadi, sampai sini, Anda paham kan arti penting sebuah branding? Ya. Kami harap begitu.

Identitas bisnis Anda ada pada branding. Karena keunikan sendiri itu unik, Anda bisa saja meniatkan branding sebagai salah satu bentuk nilai jual atau unique selling point.

Untuk membuat konsep ini lebih mudah dipahami, Anda bisa memisalkan branding sebagai seorang teman. Bagaimana sifat, kepribadian, dan gayanya nampak di desain logo, tampilan website, dan materi promosi lainnya.

Kami tahu konsep memanusiakan bisnis sedikit sulit dipahami. Tapi intinya, branding harus bisa merepresentasikan apa bisnis Anda dan apa yang bisa bisnis Anda lakukan. Nantinya, Anda bisa kalkulasi seberapa kuat branding usaha dalam tiga kategori:

Top of Mind ━ sebuah brand langsung dikenal ketika seseorang menanyakan brand di kategori produk tertentu. Misalnya, “sebutkan lima brand smartphone yang Anda tahu”. Maka daftar brand yang disebut berhasil menempati kasta brand awareness yang tertinggi.

Un-aided Awareness ━ konsumen mengenal brand setelah dipancing dengan menyebutkan brand kompetitornya. Dengan pertanyaan sama seperti sebelumnya dan ditambah menyebutkan brand A, konsumen bisa menyebutkan brand B, C, D, dan E.

Aided Awareness ━ ketika sebuah nama brand diperkenalkan oleh orang kepada konsumen. Dengan kata lain, konsumen tidak otomatis memikirkannya.

Most Downloaded Pictures of The Month

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Paling Bagus
Apa itu Sedot-X
Apa itu Sedot-X
Tools Dropship Ampuh
Tools Dropship Ampuh

Fitur-fitur Sedot-X

Fitur-fitur Sedot-X

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Terbaik
Sedot-X Dropship Tools
Sedot-X Dropship Tools
Tools Dropship Paling Bagus
Tools Dropship Paling Bagus
dropship  Cara Menjadi Dropship yang Sukses

Supaya mencapai tingkatan tertinggi brand awareness, ada banyak hal yang bisa dilakukan. Caranya pun tak hanya pada yang sosmed dan promo saja. Misalnya saja, menawarkan program coba gratis (freemium), memberlakukan promosi lewat referral, berpartner dengan influence dan lainnya.

Gallery of Cara Menjadi Dropship Yang Sukses

dropship  Cara Menjadi Dropship yang Sukses

Trending Today

Tools Dropship Terbaik
Tools Dropship Terbaik
Tools Dropship Ampuh
Tools Dropship Ampuh

98 out of 100. Rated by 759 users.
1 star 2 stars 3 stars 4 stars 5 stars

Comments are closed.

Recent Posts

Categories

Monthly Archives

Static Pages

Popular Galleries

Sedot-X Dropship Tools

Sedot-X Dropship Tools

Tools Dropship Ampuh

Tools Dropship Ampuh

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Paling Bagus

Apa itu Sedot-X

Apa itu Sedot-X

Fitur-fitur Sedot-X

Fitur-fitur Sedot-X
Tools Dropship Terbaik
Tools Dropship Terbaik

Tag Cloud

AboutTerms of ServicePrivacy NoticeCookie PolicyContactCopyright

Any content, trademark/s, or other material that might be found on this site that is not this site property remains the copyright of its respective owner/s.