Ayyoubmaulana Ide Bisnis Kreatif

Cara Menjadi Dropshipper Sukses

dropship  Cara Menjadi Dropshipper Sukses

Published at Thursday, August 20th 2020, 12:35:28 PM. dropship. By admin.

Indonesia diprediksi menjadi pasar ecommerce terbaik di Asia. Pada tahun 2021, pendapatan dari bisnis online akan mencapai $14,47 miliar. Angka itu akan senilai dengan 20 persen pendapatan negara.

Tak heran, bisnis online menjadi ladang uang paling strategis untuk dijajaki. Di antara sekian banyak skema berbisnis online, dropship adalah salah satu yang cukup potensial. Skema bisnis dropship bisa dibilang minim rugi sekaligus juga minim modal.

Siapa saja bisa memulai berbisnis dropship alias menjadi dropshipper. Asalkan tidak asing dengan ecommerce, peka dengan demand pasar, dan getol untuk mempromosikan bisnis.

Jadi, apakah Anda berminat menjadi dropshipper?

Kalau iya, artikel ini cocok untuk Anda baca. Di sini kami akan membahas cara menjadi dropship tanpa modal. Tak lupa, ada juga bahasan serba-serbi strategi memulai bisnis dropship yang sukses, seperti:

Memilih produk dan partner bisnis yang cocok; Menambahkan nilai jual unik (unique selling points) pada bisnis; Menggarap branding bisnis; Build website yang apik; Mengaplikasikan otomatisasi proses pembelian dan notifikasi; Mempercepat produk terjual dengan teknik marketing tepat.

Tanpa banyak basa-basi lagi, mari mulai topik bahasannya.

Apakah itu Bisnis Dropship?

Bisnis dropship adalah model bisnis di mana seseorang menjual produk yang dibuat oleh pihak lain. Namun, untuk menjual produk itu, orang ini tak perlu stok dan mengirimkannya secara manual. Lewat bisnis dropship, produsen juga lah yang transfer produknya ke konsumen.

Lalu, apa itu dropshipper? Dropshipper ialah orang menjalankan bisnis dropship. Kalau Anda nantinya menjalankan bisnis dropship, Anda akan disebut sebagai dropshipper.

Sebagai dropshipper, Anda tak perlu lagi membuat produksi dan pengiriman barang. Sebab, kesemuanya itu sudah menjadi tugas si produsen.

Tugas Anda selanjutnya adalah mengembangkan bisnis itu sendiri. Bagaimana langkah konkretnya?

Sebentar. Jangan buru-buru dulu.

Sebelum mengerti strategi bisnisnya, tentu Anda perlu pahami dulu gimana cara dropship dan cara menjadi dropshipper. Untuk itu, ada sebaiknya Anda baca artikel satu ini: Cara Memulai Bisnis Dropship.

Selain cara-cara berbisnis, anda akan mendapatkan gambaran besar soal bisnis dropship di artikel itu. Apa saja keuntungan dan tantangan mengarungi dropshipping? Jenis produk apa saja yang dapat di-dropship? Semuanya terangkum di sana.

Setelah selesai, boleh lah Anda menyelam lebih jauh untuk tahu strategi sukses berbisnis dropship. Toh, memang itu tujuan artikel ini. Sebentar lagi, kami akan sodorkan pada Anda strategi marketing yang spesifik untuk dropshipping.

Suksesnya dropshipping ada pada marketing dan customer service. Jika Anda adalah orang yang kreatif sekaligus menyukai interaksi dengan orang lain, keduanya tentu tak jadi masalah. Malah, kedua hal ini bisa terdengar sangat bisa dinikmati.

Namun, ada baiknya juga untuk memadukan hal-hal kreatif ini dengan sesuatu yang lebih terarah. Data dan best practice yang tepat bisa menjawab strategi bisnis dropship yang efektif, efisien, dan sukses. Berikut segelintie tips yang bisa kami sampaikan kepada Anda.

Baca juga : Tools Dropship Ampuh

1. Tentukan Produk dan Partner yang Cocok

Sori. Kedua hal ini tak bisa ditawar. Keduanya ialah kunci sukses bisnis dropship.

Pilihan produk yang cocok mengantarkan Anda pada konsumen yang tepat. Partner dropship / supplier barang yang tepat juga akan melancarkan bisnis Anda.

Namun, akui saja, sangat sulit untuk memilih produk dan supplier yang cocok. Sebab, tak ada ukuran pasti mana yang pas untuk bisnis. Jadi, seringkali kesemuanya tergantung pada insting dan chemistry dengan partner bisnis.

Walaupun begitu, kami akan coba kasih sedikit panduan untuk membantu Anda menentukan produk untuk dropship. Berikut poin-poin yang kami maksud:

Menentukan barang-barang yang punya niche yang sama. Terlalu banyak barang dengan niche campur aduk hanya akan membuat Anda tidak fokus. Reputasi toko juga tidak akan sebaik yang khusus menjual produk tertentu. Pilih produk yang enteng dan tahan lama (durable). Tipikal produk macam ini bisa meminimalisir risiko rusak selama proses pengiriman barang. Hindari produk yang berat, bervolume besar, gampang rusak, dan pecah belah. Produk yang sejenis ini sulit dikirimkan, ongkos kirimnya mahal, dan risiko rusak juga besar. Dahulukan untuk jual barang yang punya permintaan tinggi dalam jangka waktu lama. Jual produk-produk yang sedang tren di pasaran. Jadikan produk itu sebagai penarik pelanggan baru. Akan tetapi, jangan hanya menggantungkan produk-produk yang sedang tren supaya menghindari dari risiko kerugian. Hindari menjual produk yang sudah dipilih oleh kompetitor besar dan punya basis pelanggan setia.

Selain soal produk, jangan lupakan juga komunikasi Anda dengan supplier produk. Sebisa mungkin, buatlah hubungan dekat dan personal dengan partner bisnis Anda.

Anggap supplier ialah pihak yang sama pentingnya dengan konsumen. Tanpa adanya supplier, tentu saja bisnis Anda takkan sukses. Tak ada barang yang sampai ke konsumen bila supplier-nya saja tak ada.

Jangan anggap tips ini bualan saja lho ya. Berhubungan baik dengan supplier ini adalah strategi yang dipakai oleh Zappos. Dikisahkan dalam buku Delivering Happiness yang wajib dibaca Hoster Rangers, strategi ini pula yang mengantarkan Zappos menjadi ecommerce sepatu pertama yang memiliki koleksi komplit dengan harga kompetitif.

Ditambah dengan customer service yang memang tidak diragukan, Zappos akhirnya berkonsolidasi dengan Amazon. Jadi, kesuksesan bisnis juga sangat ditentukan oleh partner Anda. Ingatlah tips di atas sepanjang Anda menjalankan bisnis. Terutama di masa awal-awal.

Selain relasi dengan partner, Anda juga perlu coba pikirkan skema kerja sama yang tepat. Tak selamanya laba diambil dari selisih harga supplier dan harga jual dropshipper. Kalau begitu, Anda akan mati-matian bersaing di pasaran. Sebab, akan selalu ada penjual yang menjual barangnya dengan harga lebih rendah.

Strategi macam itu tak sehat. Pun, takkan membuat Anda mendapatkan banyak keuntungan.

Jadi, coba pikirkan sistem komisi untuk supplier Anda. Sistem ini jauh lebih aman diterapkan. Pun, supplier jadi ikut andil dalam berjalannya bisnis. Anda bisa menekan supplier agar terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan. Apalagi dalam hal informasi stok barang dan respons cepat (terutama berkaitan dengan garansi atau pengembalian barang).

2. Tambahkan Nilai Jual yang Unik

Jual dengan harga paling murah, niscaya banyak pelanggan mengantri. Kalimat itu terlanjur menempel di ingatan banyak orang. Pebisnis dan konsumen juga.

Mungkin itu sebabnya harga adalah hal utama yang dilihat. Calon konsumen selalu berusaha mendapatkan harga terendah. Mau tak mau, pebisnis bersaing memasarkan harga yang ekonomis pula.

Namun, percayalah membanting harga tak selamanya membuat bisnis Anda sukses. Dalam jangka panjang, praktik bisnis yang seperti ini hanya akan mempersulit Anda sendiri. Karena itu artinya, Anda dipaksa menjaring customer dalam jumlah semakin banyak.

Padahal kan sudah jadi rahasia umum. Menjaring customer baru itu lebih sulit dan mahal dibandingkan mempertahankan yang lama. Kalau dipersentasikan, kemungkinan menjual ke kostumer baru hanya berkisar 5-20 persen. Jauh angkanya dengan persentase jual ke pelanggan lama, yaitu 60-70 persen.

Maka dari itu, Anda perlu cerdas menambahkan nilai jual ke produk. Lewat nilai jual ini pulalah Anda bisa mematok harga yang sedikit di atas rata-rata.

Dalam kasus bisnis dropship, memang agak sulit untuk membuat nilai jual atau unique selling point ke produk. Ya karena kembali lagi…apapun yang berhubungan dengan produk bukan urusan langsung Anda.

Sebagai gantinya, alihkan nilai unik ke hal-hal yang berhubungan dengan pelanggan. Misalnya saja, customer service yang andal, jaminan waktu pengiriman yang cepat, ongkos kirim yang kompetitif, beri poin dan reward, selipkan freebies dan tester produk, dan sebagainya.

3. Perhatikan Branding Bisnis

Branding adalah perkara yang tak bisa dilepaskan dari bisnis. Karena branding lah, sebuah bisnis bisa dikenal oleh banyak orang. Karena branding juga, bisnis sukses menarik pelanggan dan menjadikan dirinya tidak sama dengan bisnis lain.

Alasan di atas pastinya masuk akal. Bahkan, sudah jadi hal yang biasa. Jadi, mari coba kita balik logikanya agar Anda paham betul pentingnya branding.

Sederhananya, toko online tanpa branding hanya akan dilupakan. Toko semacam itu ━ kasarnya ━ tak bagus dan meniatkan diri hanya untuk dipakai sekali transaksi. Calon pelanggan jadinya tak memiliki alasan kuat untuk membeli di toko tersebut.

Itu pula kenapa kebanyakan bisnis dropship yang tak ber-branding, gila-gilaan menurunkan harga. Sebelum pada akhirnya gulung tikar karena usaha tak sebanding dengan cuan.

Jadi, sampai sini, Anda mengerti kan arti penting sebuah branding? Ya. Kami harap seperti itu.

Identitas bisnis Anda ada pada branding. Karena identitas sendiri itu unik, Anda bisa saja meniatkan branding sebagai salah satu bentuk nilai jual atau unique selling point.

Untuk membuat konsep ini lebih mudah dipahami, Anda bisa memisalkan branding sebagai seorang teman. Bagaimana sifat, kepribadian, dan gayanya nampak dalam desain logo, tampilan website, dan materi promosi lainnya.

Kami tahu konsep memanusiakan bisnis sedikit sulit dipahami. Tapi intinya, branding harus bisa merepresentasikan apa bisnis Anda dan apa yang bisa bisnis Anda lakukan. Nantinya, Anda bisa kalkulasi seberapa kuat branding usaha dalam tiga kategori:

Top of Mind ━ sebuah brand cepat dikenal ketika seseorang menanyakan brand di kategori produk tertentu. Misalnya, “sebutkan lima brand handphone yang Anda tahu”. Maka daftar brand yang disebut berhasil menduduki kasta brand awareness yang tertinggi.

Un-aided Awareness ━ konsumen mengenal brand setelah dipancing dengan sebutan brand kompetitornya. Dengan pertanyaan sama seperti sebelumnya dan ditambah sebutan brand A, konsumen bisa menyebutkan brand B, C, D, dan E.

Aided Awareness ━ waktu sebuah nama brand diinfokan oleh orang kepada konsumen. Dengan kata lain, konsumen tidak otomatis memikirkannya.

Most Downloaded Pictures of The Month

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Ampuh

Tools Dropship Ampuh
Sedot-X Dropship Tools
Sedot-X Dropship Tools
Tools Dropship Terbaik
Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Terbaik

Sedot-X Dropship Tools

Sedot-X Dropship Tools
Tools Dropship Paling Bagus
Tools Dropship Paling Bagus
Apa itu Sedot-X
Apa itu Sedot-X
dropship  Cara Menjadi Dropshipper Sukses

Supaya mencapai level tertinggi brand awareness, ada banyak hal yang bisa dilakukan. Caranya pun tak hanya pada yang sosmed dan promo saja. Misalnya saja, menawarkan program coba gratis (freemium), memberikan promosi lewat referral, berpartner dengan influence dan lainnya.

Gallery of Cara Menjadi Dropshipper Sukses

dropship  Cara Menjadi Dropshipper Sukses

Trending Today

Tools Dropship Terbaik
Tools Dropship Terbaik
Tools Dropship Paling Bagus
Tools Dropship Paling Bagus

50 out of 100. Rated by 735 users.
1 star 2 stars 3 stars 4 stars 5 stars

Comments are closed.

Recent Posts

Categories

Monthly Archives

Static Pages

Popular Galleries

Apa itu Sedot-X

Apa itu Sedot-X

Sedot-X Dropship Tools

Sedot-X Dropship Tools

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Paling Bagus

Fitur-fitur Sedot-X

Fitur-fitur Sedot-X
Tools Dropship Ampuh
Tools Dropship Ampuh

Tag Cloud

AboutTerms of ServicePrivacy NoticeCookie PolicyContactCopyright

Any content, trademark/s, or other material that might be found on this site that is not this site property remains the copyright of its respective owner/s.