Ayyoubmaulana Ide Bisnis Kreatif

Menjadi Dropship Bukalapak

dropship  Menjadi Dropship Bukalapak

Published at Saturday, April 25th 2020, 23:38:53 PM. dropship. By admin.

Negeri ini diprediksi menjadi pasar ecommerce tertinggi di Asia. Pada tahun 2021, pendapatan dari bisnis online akan mencapai $14,47 miliar. Angka itu akan sama dengan 20 persen pendapatan Indonesia.

Tak heran, bisnis online menjadi ladang uang paling strategis untuk dicoba. Di antara sekian banyak skema berbisnis online, dropship merupakan salah satu yang cukup potensial. Skema bisnis dropship bisa dibilang minim rugi sekaligus juga minim modal.

Siapa saja bisa memulai berbisnis dropship alias menjadi dropshipper. Asalkan tidak asing dengan ecommerce, peka dengan permintaan pasar, dan getol untuk mempromosikan bisnis.

Jadi, apakah Anda berminat menjadi dropshipper?

Kalau iya, artikel ini harus Anda baca. Di sini kami akan membahas cara menjadi dropship tanpa modal. Tak lupa, ada juga bahasan serba-serbi strategi membangun bisnis dropship yang sukses, seperti:

Memilih produk dan partner bisnis yang tepat; Menambahkan nilai jual unik (unique selling points) pada bisnis; Menggarap branding bisnis; Build website yang apik; Mengaplikasikan otomatisasi proses pembelian dan notifikasi; Mempercepat produk terjual dengan teknik marketing tepat.

Tanpa banyak basa-basi lagi, mari mulai topik bahasannya.

Apa itu Bisnis Dropship?

Bisnis dropship yaitu model bisnis di mana seseorang memperkenalkan produk yang dibuat oleh pihak lain. Namun, untuk menjual produk itu, orang ini tak perlu menyetok dan mengirimkannya secara manual. Lewat bisnis dropship, produsen juga lah yang transfer produknya ke konsumen.

Lalu, apa itu dropshipper? Dropshipper yaitu orang menjalankan bisnis dropship. Kalau Anda nantinya melakukan bisnis dropship, Anda akan dipanggil sebagai dropshipper.

Sebagai dropshipper, Anda tak perlu lagi planning produksi dan pengiriman barang. Sebab, kesemuanya itu sudah jadi tugas pihak produsen.

Tugas Anda lalu yaitu mengembangkan bisnis itu sendiri. Bagaimana langkah konkretnya?

Sebentar. Jangan buru-buru dulu.

Sebelum mengerti strategi bisnisnya, tentu Anda perlu pahami dulu sebelumnya cara dropship dan cara menjadi dropshipper. Untuk itu, ada sebaiknya Anda baca artikel satu ini: Cara Memulai Bisnis Dropship.

Selain cara-cara berbisnis, kamu akan menemukan gambaran besar soal bisnis dropship di artikel tersebut. Apa saja keuntungan dan tantangan selama dropshipping? Jenis produk apa saja yang bisa di-dropship? Semuanya terangkum di sana.

Setelah hafal, diperkenankan lah Anda menyelam lebih mendalam untuk tahu strategi sukses berbisnis dropship. Toh, kan itu tujuan artikel ini. Sebentar lagi, kami akan sodorkan pada Anda tips marketing yang spesifik untuk dropshipping.

Menjadi sukses di dropshipping ada pada marketing dan customer service. Bilamana Anda adalah orang yang kreatif sekaligus menyukai interaksi dengan orang lain, keduanya tentu tak jadi batu sandungan. Malah, kedua hal ini bisa terasa sangat menyenangkan.

Namun, ada baiknya juga untuk mencampurkan hal-hal kreatif ini dengan eksekusi yang lebih terarah. Data dan best practice yang baik bisa menjawab strategi bisnis dropship yang efektif, efisien, dan menghasilkan. Berikut beberapa tips yang bisa kami sampaikan kepada Anda.

Baca juga : Tools Dropship Ampuh

1. Pilih Produk dan Partner yang Tepat

Sori. Kedua hal ini tak bisa ditawar. Keduanya adalah kunci berhasilnya bisnis dropship.

Memilih produk yang tepat mengantarkan Anda pada konsumen yang tepat. Partner dropship / supplier barang yang tepat juga akan melancarkan bisnis Anda.

Akan tetapi, akui saja, sangat sulit untuk menentukan produk dan supplier yang tepat. Sebab, tak ada patokan pasti mana yang pas untuk bisnis. Jadi, seringkali kesemuanya tergantung pada insting dan chemistry dengan partner bisnis.

Walaupun seperti itu, kami akan coba kasih sedikit panduan untuk membantu Anda menentukan produk untuk dropship. Berikut poin-poin yang kami maksud:

Menentukan barang-barang yang punya satu niche. Terlalu banyak barang dengan niche campur aduk hanya akan membuat Anda tidak fokus. Reputasi toko juga tidak akan sebaik yang khusus menjual produk tertentu. Pilih produk yang enteng dan tahan lama (durable). Tipikal produk macam ini bisa meminimalisir risiko rusak selama proses pengiriman barang. Jangan memilih produk yang berat, bervolume besar, gampang rusak, dan pecah belah. Produk yang sejenis ini sulit dikirimkan, ongkos kirimnya mahal, dan risiko rusak juga besar. Prioritaskan untuk jual barang yang punya permintaan tinggi dalam jangka waktu lama. Jual produk-produk yang sedang tren di pasaran. Jadikan produk tersebut sebagai penarik pelanggan baru. Akan tetapi, jangan hanya menggantungkan produk-produk yang sedang tren supaya menghindari dari risiko kerugian. Hindari menjual produk yang sudah dipunyai oleh kompetitor besar dan punya basis pelanggan setia.

Selain soal produk, jangan lupakan juga kaitan Anda dengan supplier produk. Sebisa mungkin, buatlah hubungan dekat dan personal dengan partner bisnis Anda.

Anggap supplier sebagai pihak yang sama pentingnya dengan konsumen. Tanpa adanya supplier, tentu saja bisnis Anda takkan berjalan. Tak ada barang yang sampai ke tangan konsumen bila supplier-nya saja tak ada.

Jangan anggap tips ini bualan saja lho ya. Berhubungan baik dengan supplier ini adalah strategi yang dipakai oleh Zappos. Dikisahkan dalam buku Delivering Happiness yang wajib dibaca Hoster Rangers, strategi ini pula yang mengantarkan Zappos menjadi ecommerce sepatu pertama yang memiliki koleksi terlengkap dengan harga kompetitif.

Ditambah dengan customer service yang memang jempolan, Zappos akhirnya berkonsolidasi dengan Amazon. Jadi, kesuksesan bisnis juga sangat ditentukan oleh partner Anda. Ingatlah tips di atas sepanjang Anda menjalankan bisnis. Terutama di masa awal-awal.

Selain relasi dengan partner, Anda juga perlu coba pikirkan skema kerja sama yang tepat. Tak selamanya laba diambil dari selisih harga supplier dan harga jual dropshipper. Kalau begitu, Anda akan mati-matian bersaing di pasaran. Sebab, akan selalu ada penjual yang menjajakan barangnya dengan harga lebih rendah.

Strategi macam itu tak sehat. Pun, takkan membuat Anda mendapatkan banyak keuntungan.

Jadi, coba pertimbangkan sistem komisi untuk supplier Anda. Sistem ini jauh lebih bagus diterapkan. Pun, supplier jadi ikut andil dalam berjalannya bisnis. Anda bisa menekan supplier agar terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan. Apalagi dalam hal berita stok barang dan respons cepat (terutama berhubungan dengan retur atau pengembalian barang).

2. Tambahkan Nilai Jual yang Berbeda

Jual dengan harga termurah, niscaya banyak pelanggan membeli. Kalimat itu terlanjur terpatri di ingatan banyak orang. Pebisnis dan konsumen juga.

Mungkin itu sebabnya harga adalah hal utama yang dilihat. Calon konsumen selalu mencari harga terendah. Mau tak mau, pebisnis bersaing menawarkan harga yang ekonomis pula.

Namun, percayalah membanting harga tak selamanya membuat bisnis Anda sukses. Dalam jangka panjang, praktik bisnis yang seperti ini hanya akan menyulitkan Anda sendiri. Karena itu artinya, Anda dipaksa menjaring customer dalam jumlah semakin banyak.

Padahal kan telah jadi rahasia umum. Menjaring pelanggan baru itu lebih sulit dan mahal dibandingkan mempertahankan yang lama. Kalau dipersentasikan, kemungkinan menjual ke kostumer baru hanya sekitar 5-20 persen. Jauh nilainya dengan persentase jual ke pelanggan lama, yaitu 60-70 persen.

Maka dari itu, Anda perlu cerdas menambahkan nilai jual ke produk. Lewat nilai jual ini pulalah Anda bisa mematok harga yang sedikit di atas rata-rata.

Dalam kasus bisnis dropship, memang agak sulit untuk membuat nilai jual atau unique selling point ke produk. Ya karena kembali lagi…apapun yang berkaitan dengan produk bukan urusan langsung Anda.

Sebagai gantinya, alihkan nilai jual ke hal-hal yang berhubungan dengan pelanggan. Misalnya saja, customer service yang cepat, jaminan waktu pengiriman yang cepat, ongkos kirim yang kompetitif, beri poin dan reward, berikan freebies dan tester produk, dan sebagainya.

3. Membuat Branding Bisnis

Branding yaitu perkara yang tak bisa dilepaskan dari bisnis. Karena branding lah, sebuah bisnis bisa dikenal oleh banyak orang. Karena branding juga, bisnis sukses menarik pelanggan dan menjadikan dirinya tidak sama dengan bisnis lain.

Alasan di atas tentunya masuk akal. Bahkan, sudah jadi hal yang biasa. Jadi, mari coba kita balik logikanya agar Anda mengerti betul pentingnya branding.

Sederhananya, toko online tanpa branding hanya akan dilupakan. Toko semacam itu ━ kasarnya ━ tak unik dan meniatkan diri hanya untuk dipakai sekali transaksi. Calon pelanggan jadinya tak punya alasan kuat untuk membeli di toko tersebut.

Itu pula mengapa kebanyakan bisnis dropship yang tak ber-branding, gila-gilaan menurunkan harga. Sebelum pada akhirnya tutup lapak karena usaha tak sebanding dengan cuan.

Jadi, sampai sini, Anda paham kan arti penting sebuah branding? Ya. Kami harap seperti itu.

Identitas bisnis Anda ada pada branding. Karena keunikan sendiri itu unik, Anda bisa saja meniatkan branding sebagai salah satu yang memiliki nilai jual atau unique selling point.

Untuk membuat konsep ini gampang dipahami, Anda bisa menganggap branding sebagai seorang teman. Bagaimana sifat, kepribadian, dan gayanya nampak di desain logo, tampilan website, dan materi promosi lainnya.

Kami tahu konsep memanusiakan bisnis sedikit sulit dipahami. Tapi intinya, branding harus bisa merepresentasikan apa bisnis Anda dan apa yang bisa bisnis Anda lakukan. Nantinya, Anda bisa mengukur seberapa kuat branding usaha dalam tiga kategori:

Top of Mind ━ sebuah brand cepat dikenal ketika seseorang menanyakan brand di kategori produk tertentu. Misalnya, “sebutkan lima brand smartphone yang Anda tahu”. Maka daftar brand yang disebut berhasil menempati kasta brand awareness yang tertinggi.

Un-aided Awareness ━ konsumen mengenal brand setelah dipancing dengan sebutan brand kompetitornya. Dengan pertanyaan sama seperti sebelumnya dan ditambah menyebutkan brand A, konsumen bisa menyebutkan brand B, C, D, dan E.

Aided Awareness ━ saat sebuah nama brand diinfokan oleh orang kepada konsumen. Dengan kata lain, konsumen tidak otomatis membayangkannya.

Most Downloaded Pictures of The Month

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Terbaik
Sedot-X Dropship Tools
Sedot-X Dropship Tools
Fitur-fitur Sedot-X
Fitur-fitur Sedot-X

Fitur-fitur Sedot-X

Fitur-fitur Sedot-X

Tools Dropship Ampuh

Tools Dropship Ampuh
Tools Dropship Paling Bagus
Tools Dropship Paling Bagus
Tools Dropship Terbaik
Tools Dropship Terbaik
dropship  Menjadi Dropship Bukalapak

Agar mencapai level tertinggi brand awareness, ada banyak hal yang bisa dilakukan. Caranya pun tak terbatas pada yang sosmed dan promo saja. Misalnya saja, menjual program coba gratis (freemium), memberikan promosi lewat referral, berpartner dengan influence dan lainnya.

Gallery of Menjadi Dropship Bukalapak

dropship  Menjadi Dropship Bukalapak

Trending Today

Tools Dropship Paling Bagus
Tools Dropship Paling Bagus
Fitur-fitur Sedot-X
Fitur-fitur Sedot-X

66 out of 100. Rated by 833 users.
1 star 2 stars 3 stars 4 stars 5 stars

Comments are closed.

Recent Posts

Categories

Monthly Archives

Static Pages

Popular Galleries

Tools Dropship Ampuh

Tools Dropship Ampuh

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Terbaik

Fitur-fitur Sedot-X

Fitur-fitur Sedot-X

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Paling Bagus

Sedot-X Dropship Tools

Sedot-X Dropship Tools
Apa itu Sedot-X
Apa itu Sedot-X

Tag Cloud

AboutTerms of ServicePrivacy NoticeCookie PolicyContactCopyright

Any content, trademark/s, or other material that might be found on this site that is not this site property remains the copyright of its respective owner/s.