Ayyoubmaulana Ide Bisnis Kreatif

Cara Menjadi Dropship Lewat Shopee

dropship  Cara Menjadi Dropship Lewat Shopee

Published at Monday, March 23rd 2020, 06:38:48 AM. dropship. By admin.

Negara ini diprediksi menjadi pasar ecommerce terbesar di Asia. Pada tahun 2021, pendapatan dari bisnis online akan mencapai nilai $14,47 miliar. Angka itu akan setara dengan 20 persen pendapatan Indonesia.

Tak heran, bisnis online adalah ladang uang paling strategis untuk dicoba. Di antara sekian banyak skema berbisnis online, dropship merupakan salah satu yang cukup potensial. Skema bisnis dropship bisa dibilang minim risiko sekaligus juga minim modal.

Siapa saja bisa melakukan berbisnis dropship alias menjadi dropshipper. Asalkan familiar dengan ecommerce, peka dengan demand pasar, dan getol untuk mempromosikan bisnis.

Jadi, apakah Anda tertarik menjadi dropshipper?

Kalau iya, artikel ini cocok untuk Anda baca. Di sini kami akan membahas cara menjadi dropship tanpa modal. Tak lupa, ada juga bahasan serba-serbi strategi membangun bisnis dropship yang sukses, seperti:

Memilih produk dan partner bisnis yang cocok; Menambahkan nilai jual unik (unique selling points) pada bisnis; Menggarap branding bisnis; Membuat website yang apik; Membuat otomatisasi proses pembelian dan notifikasi; Mempercepat penjualan dengan teknik marketing tepat.

Tanpa banyak basa-basi lagi, mari mulai topik bahasannya.

Apakah itu Bisnis Dropship?

Bisnis dropship adalah model bisnis di mana seseorang menawarkan produk yang dibuat oleh pihak lain. Namun, untuk menjual produk itu, orang ini tak perlu membeli produk dan mengirimkannya secara manual. Lewat bisnis dropship, produsen juga lah yang transfer produknya ke konsumen.

Lalu, apa itu dropshipper? Dropshipper yaitu orang menjalankan bisnis dropship. Kalau Anda nantinya menjalankan bisnis dropship, Anda akan dipanggil sebagai dropshipper.

Sebagai dropshipper, Anda tak perlu lagi planning produksi dan pengiriman barang. Sebab, kesemuanya itu sudah jadi tugas si produsen.

Tugas Anda selanjutnya yaitu mengembangkan bisnis itu sendiri. Bagaimana langkah konkretnya?

Sebentar. Jangan buru-buru dulu.

Sebelum mengerti strategi bisnisnya, tentu Anda perlu pahami dulu bagaimana cara dropship dan cara menjadi dropshipper. Untuk itu, ada lebih baik Anda baca artikel satu ini: Cara Memulai Bisnis Dropship.

Selain cara-cara berbisnis, anda akan mendapatkan gambaran besar soal bisnis dropship di artikel itu. Apa saja keuntungan dan tantangan mengarungi dropshipping? Jenis produk apa saja yang bisa di-dropship? Semuanya terangkum di sana.

Setelah selesai, boleh lah Anda menyelam lebih dalam untuk tahu strategi sukses berbisnis dropship. Toh, kan itu tujuan artikel ini. Sebentar lagi, kami akan sajikan pada Anda strategi marketing yang spesifik untuk dropshipping.

Kunci sukses dropshipping ada pada marketing dan customer service. Bilamana Anda adalah orang yang kreatif sekaligus menyukai interaksi dengan orang lain, keduanya tentu tak jadi tantangan. Malah, kedua hal ini bisa terdengar sangat menyenangkan.

Namun, ada baiknya juga untuk mencampurkan hal-hal kreatif ini dengan sesuatu yang lebih terarah. Data dan best practice yang baik bisa menjawab strategi bisnis dropship yang efektif, efisien, dan sukses. Berikut beberapa tips yang bisa kami sampaikan kepada Anda.

Baca juga : Fitur fitur Sedot X

1. Pilih Produk dan Partner yang Cocok

Sori. Kedua hal ini tak bisa ditawar. Keduanya adalah kunci sukses bisnis dropship.

Pilihan produk yang cocok mengantarkan Anda pada konsumen yang tepat. Partner dropship / supplier barang yang tepat juga akan mendukung kelancaran bisnis Anda.

Tapi, akui saja, sangat susah untuk memilih produk dan supplier yang tepat. Sebab, tak ada ukuran pasti mana yang pas untuk bisnis. Jadi, seringkali kesemuanya tergantung pada insting dan chemistry dengan partner bisnis.

Walaupun seperti itu, kami akan coba kasih sedikit panduan untuk membantu Anda memilih produk untuk dropship. Berikut poin-poin yang kami maksud:

Pilih barang-barang yang punya satu niche. Terlalu banyak barang dengan niche beragam hanya akan membuat Anda tidak fokus. Reputasi toko juga takkan sebaik yang khusus menjual produk khusus. Pilih produk yang enteng dan tahan lama (durable). Tipikal produk macam ini bisa mengurangi risiko rusak selama proses pengiriman barang. Hindari produk yang berat, bervolume besar, gampang rusak, dan pecah belah. Produk yang seperti ini sulit dikirimkan, ongkos kirimnya mahal, dan risiko rusak juga besar. Dahulukan untuk jual barang yang punya permintaan tinggi dalam jangka waktu lama. Jual produk-produk yang sedang tren di pasaran. Jadikan produk itu sebagai penarik pelanggan baru. Akan tetapi, jangan hanya menggantungkan produk-produk yang sedang tren supaya terhindar dari risiko kerugian. Hindari menjual produk yang sudah dimiliki oleh kompetitor besar dan punya basis pelanggan setia.

Selain soal produk, jangan lupakan juga kaitan Anda dengan supplier produk. Sebisa mungkin, buatlah hubungan dekat dan personal dengan partner bisnis Anda.

Anggap supplier ialah pihak yang sama pentingnya dengan konsumen. Tanpa adanya supplier, tentu saja bisnis Anda takkan sukses. Tak ada barang yang sampai ke konsumen bila supplier-nya saja tak ada.

Jangan anggap tips ini bohongan saja lho ya. Berhubungan baik dengan supplier ini merupakan strategi yang dipakai oleh Zappos. Diceritakan dalam buku Delivering Happiness yang wajib dibaca Hoster Rangers, strategi ini pula yang mengantarkan Zappos menjadi ecommerce sepatu pertama yang memiliki koleksi terlengkap dengan harga kompetitif.

Ditambah dengan customer service yang memang tidak diragukan, Zappos akhirnya bergabung dengan Amazon. Jadi, kesuksesan bisnis juga sangat ditentukan oleh partner Anda. Ingatlah tips di atas selama Anda menjalankan bisnis. Paling penting di masa awal-awal.

Tidak hanya relasi dengan partner, Anda juga perlu coba pikirkan skema kerja sama yang tepat. Tak selamanya keuntungan diambil dari selisih harga supplier dan harga jual dropshipper. Kalau begitu, Anda akan mati-matian bersaing di pasaran. Sebab, akan selalu ada penjual yang menjajakan barangnya dengan harga lebih rendah.

Strategi macam itu tak sehat. Pun, tidak akan membuat Anda mendapatkan banyak keuntungan.

Jadi, coba pertimbangkan sistem komisi untuk supplier Anda. Sistem ini jauh lebih bagus diterapkan. Pun, supplier jadi ikut andil dalam kesuksesan bisnis. Anda bisa menekan supplier agar terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan. Apalagi dalam hal berita stok barang dan respons cepat (terutama berkaitan dengan garansi atau pengembalian barang).

2. Berikan Nilai Jual yang Unik

Jual dengan harga termurah, niscaya banyak pelanggan membeli. Kalimat itu terlanjur mendarahdaging di ingatan banyak orang. Pebisnis dan konsumen juga.

Mungkin itu sebabnya harga adalah hal pertama yang dilihat. Calon konsumen selalu mencari harga terendah. Mau tak mau, pebisnis bersaing menawarkan harga yang ekonomis pula.

Namun, percayalah membanting harga tak selamanya membuat bisnis Anda sukses. Dalam jangka panjang, praktik bisnis yang seperti ini hanya akan menyulitkan Anda sendiri. Karena itu artinya, Anda dipaksa menjaring pembeli dalam jumlah semakin banyak.

Padahal kan sudah jadi rahasia umum. Menjaring pembeli baru itu lebih sulit dan mahal dibandingkan mempertahankan yang lama. Kalau dipersentasikan, kemungkinan menjual ke kostumer baru hanya berkisar 5-20 persen. Jauh nilainya dengan persentase jual ke pelanggan lama, yaitu 60-70 persen.

Maka dari itu, Anda perlu cerdas menambahkan nilai jual ke produk. Lewat nilai jual ini pulalah Anda bisa mematok harga yang sedikit di atas rata-rata.

Dalam kasus bisnis dropship, memang agak sulit untuk menambahkan nilai jual atau unique selling point ke produk. Ya karena kembali lagi…apapun yang berhubungan dengan produk bukan urusan langsung Anda.

Sebagai gantinya, alihkan nilai jual ke hal-hal yang berhubungan dengan pelanggan. Misalnya saja, customer service yang cepat, jaminan waktu pengiriman yang cepat, ongkos kirim yang kompetitif, beri poin dan reward, berikan freebies dan tester produk, dan sebagainya.

3. Perhatikan Branding Bisnis

Branding yaitu perkara yang tak bisa dilepaskan dari bisnis. Karena branding lah, sebuah bisnis bisa dikenal oleh banyak orang. Karena branding juga, bisnis berhasil menarik pelanggan dan menjadikan dirinya tidak sama dengan bisnis lain.

Alasan di atas tentunya masuk akal. Bahkan, sudah jadi hal yang biasa. Jadi, mari coba kita balik logikanya agar Anda paham betul pentingnya branding.

Sederhananya, toko online tanpa branding hanya akan dilupakan. Toko semacam itu ━ kasarnya ━ tak bagus dan meniatkan diri hanya untuk dipakai sekali transaksi. Calon pelanggan jadinya tak memiliki alasan kuat untuk membeli di toko tersebut.

Itu pula mengapa kebanyakan bisnis dropship yang tak ber-branding, gila-gilaan mengobral harga. Sebelum pada akhirnya gulung tikar karena usaha tak sebanding dengan cuan.

Jadi, sampai sini, Anda mengerti kan arti penting sebuah branding? Ya. Kami harap begitu.

Identitas bisnis Anda ada pada branding. Karena keunikan sendiri itu unik, Anda bisa saja meniatkan branding sebagai salah satu bentuk nilai jual atau unique selling point.

Untuk membuat konsep ini lebih mudah dipahami, Anda bisa menganggap branding sebagai seorang teman. Bagaimana sifat, kepribadian, dan gayanya nampak pada desain logo, tampilan website, dan materi promosi lainnya.

Kami tahu konsep memanusiakan bisnis sedikit sulit dipahami. Tapi intinya, branding harus bisa merepresentasikan apa bisnis Anda dan apa yang bisa bisnis Anda lakukan. Nantinya, Anda bisa kalkulasi seberapa kuat branding usaha dalam tiga kategori:

Top of Mind ━ sebuah brand cepat dikenal ketika seseorang menanyakan brand di kategori produk tertentu. Misalnya, “sebutkan lima brand handphone yang Anda tahu”. Maka daftar brand yang disebut berhasil menempati kasta brand awareness yang tertinggi.

Un-aided Awareness ━ konsumen mengenal brand setelah dipancing dengan sebutan brand kompetitornya. Dengan pertanyaan sama seperti sebelumnya dan ditambah menyebutkan brand A, konsumen bisa menyebutkan brand B, C, D, dan E.

Aided Awareness ━ ketika sebuah nama brand diperkenalkan oleh orang kepada konsumen. Dengan kata lain, konsumen tidak otomatis memikirkannya.

Most Downloaded Pictures of The Month

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Ampuh

Tools Dropship Ampuh
Sedot-X Dropship Tools
Sedot-X Dropship Tools
Fitur-fitur Sedot-X
Fitur-fitur Sedot-X

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Paling Bagus
Tools Dropship Ampuh
Tools Dropship Ampuh
Sedot-X Dropship Tools
Sedot-X Dropship Tools
dropship  Cara Menjadi Dropship Lewat Shopee

Supaya mencapai tingkatan tertinggi brand awareness, ada banyak hal yang bisa dilakukan. Caranya pun tak hanya pada yang sosmed dan promo saja. Misalnya saja, menawarkan program coba gratis (freemium), memberikan promosi lewat referral, berpartner dengan influence dan lainnya.

Gallery of Cara Menjadi Dropship Lewat Shopee

dropship  Cara Menjadi Dropship Lewat Shopee

Trending Today

Tools Dropship Ampuh
Tools Dropship Ampuh
Fitur-fitur Sedot-X
Fitur-fitur Sedot-X

61 out of 100. Rated by 603 users.
1 star 2 stars 3 stars 4 stars 5 stars

Comments are closed.

Recent Posts

Categories

Monthly Archives

Static Pages

Popular Galleries

Sedot-X Dropship Tools

Sedot-X Dropship Tools

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Terbaik

Apa itu Sedot-X

Apa itu Sedot-X

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Paling Bagus

Fitur-fitur Sedot-X

Fitur-fitur Sedot-X
Tools Dropship Ampuh
Tools Dropship Ampuh

Tag Cloud

AboutTerms of ServicePrivacy NoticeCookie PolicyContactCopyright

Any content, trademark/s, or other material that might be found on this site that is not this site property remains the copyright of its respective owner/s.