Ayyoubmaulana Ide Bisnis Kreatif

Cara Menjadi Dropshipper di Shopee

dropship  Cara Menjadi Dropshipper di Shopee

Published at Wednesday, March 25th 2020, 23:37:53 PM. dropship. By admin.

Indonesia diprediksi menjadi pasar ecommerce terbesar di Asia. Pada tahun 2021, pendapatan dari bisnis online akan sampai $14,47 miliar. Angka itu akan setara dengan 20 persen pendapatan Indonesia.

Tak heran, bisnis online menjadi ladang uang paling strategis untuk dicoba. Di antara sekian banyak skema berbisnis online, dropship merupakan salah satu yang cukup berprospek bagus. Skema bisnis dropship bisa dibilang minim rugi sekaligus juga minim modal.

Siapa saja bisa melakukan berbisnis dropship alias menjadi dropshipper. Asalkan familiar dengan ecommerce, peka dengan demand pasar, dan getol untuk mempromosikan bisnis.

Jadi, apakah Anda berminat menjadi dropshipper?

Kalau iya, artikel ini harus Anda baca. Di sini kami akan membahas cara menjadi dropship tanpa modal. Tak lupa, ada juga bahasan serba-serbi strategi memulai bisnis dropship yang sukses, seperti:

Memilih produk dan partner bisnis yang tepat; Menambahkan nilai jual unik (unique selling points) pada bisnis; membuat branding bisnis; Membangun website yang apik; Membuat otomatisasi proses pembelian dan notifikasi; Mempercepat penjualan dengan teknik marketing tepat.

Tanpa banyak basa-basi lagi, mari mulai topik bahasannya.

Apakah itu Bisnis Dropship?

Bisnis dropship ialah model bisnis di mana seseorang menawarkan produk yang dibuat oleh pihak lain. Namun, untuk menjual produk ini, orang ini tak perlu stok dan mengirimkannya secara manual. Lewat bisnis dropship, produsen juga lah yang mengirimkan produknya ke konsumen.

Lalu, apa itu dropshipper? Dropshipper ialah orang menjalankan bisnis dropship. Kalau Anda nantinya melakukan bisnis dropship, Anda akan dipanggil sebagai dropshipper.

Sebagai dropshipper, Anda tak perlu lagi planning produksi dan pengiriman barang. Sebab, kesemuanya itu sudah menjadi tugas si produsen.

Tugas Anda kemudian yaitu mengembangkan bisnis itu sendiri. Bagaimana langkah konkretnya?

Sebentar. Jangan buru-buru dulu.

Sebelum tahu strategi bisnisnya, tentu Anda perlu pahami dulu gimana cara dropship dan cara menjadi dropshipper. Untuk itu, ada sebaiknya Anda baca artikel satu ini: Cara Memulai Bisnis Dropship.

Selain cara-cara berbisnis, kamu akan menemukan gambaran besar soal bisnis dropship di artikel itu. Apa saja keuntungan dan tantangan menjalankan dropshipping? Jenis produk apa saja yang dapat di-dropship? Semuanya terangkum di sana.

Setelah hafal, boleh lah Anda menyelam lebih mendalam untuk tahu strategi sukses berbisnis dropship. Toh, memang itu tujuan artikel ini. Sebentar lagi, kami akan sajikan pada Anda tips marketing yang spesifik untuk dropshipping.

Menjadi sukses di dropshipping ada pada marketing dan customer service. Bilamana Anda tipikal orang yang kreatif sekaligus menyukai interaksi dengan orang lain, keduanya tentu tak jadi masalah. Malah, kedua hal ini bisa terdengar sangat bisa dinikmati.

Namun, ada baiknya juga untuk memadukan hal-hal kreatif ini dengan eksekusi yang lebih terarah. Data dan best practice yang tepat bisa menjawab strategi bisnis dropship yang efektif, efisien, dan menghasilkan. Berikut segelintie tips yang bisa kami bagikan kepada Anda.

Baca juga : Tools Dropship

1. Pilih Produk dan Partner yang Cocok

Maaf. Kedua hal ini tak bisa ditawar. Keduanya ialah kunci berhasilnya bisnis dropship.

Pilihan produk yang tepat mengantarkan Anda pada konsumen yang banyak. Partner dropship / supplier barang yang tepat juga akan mendukung kelancaran bisnis Anda.

Tapi, akui saja, sangat susah untuk menentukan produk dan supplier yang tepat. Sebab, tak ada patokan pasti mana yang pas untuk bisnis. Jadi, seringkali kesemuanya tergantung pada insting dan chemistry dengan partner bisnis.

Walaupun begitu, kami akan coba kasih sedikit panduan untuk membantu Anda memilih produk untuk dropship. Berikut poin-poin yang kami maksud:

Memilih barang-barang yang punya satu niche. Terlalu banyak barang dengan niche campur aduk hanya akan membuat Anda tidak fokus. Reputasi toko juga tidak akan sebaik yang khusus menjual produk khusus. Pilih produk yang ringan dan tahan lama (durable). Tipikal produk macam ini bisa mengurangi risiko rusak selama proses pengiriman barang. Hindari produk yang berat, bervolume besar, gampang rusak, dan pecah belah. Produk yang seperti ini sulit dikirimkan, ongkos kirimnya mahal, dan risiko rusak juga besar. Prioritaskan untuk jual barang yang punya permintaan tinggi dalam jangka waktu lama. Jual produk-produk yang sedang tren di pasaran. Jadikan produk tersebut sebagai penarik pelanggan baru. Akan tetapi, jangan hanya menggantungkan produk-produk yang sedang tren supaya terhindar dari risiko kerugian. Hindari menjual produk yang sudah dipilih oleh kompetitor besar dan punya basis pelanggan setia.

Selain soal produk, jangan lupakan juga komunikasi Anda dengan supplier produk. Sebisa mungkin, buatlah hubungan dekat dan personal dengan partner bisnis Anda.

Anggap supplier ialah pihak yang sama pentingnya dengan konsumen. Tanpa adanya supplier, tentu saja bisnis Anda takkan sukses. Tak ada barang yang sampai ke tangan konsumen bila supplier-nya saja tak ada.

Jangan anggap tips ini bualan saja lho ya. Berhubungan baik dengan supplier ini ialah strategi yang dipakai oleh Zappos. Dikisahkan dalam buku Delivering Happiness yang wajib dibaca Hoster Rangers, strategi ini pula yang mengantarkan Zappos menjadi ecommerce sepatu pertama yang memiliki koleksi terlengkap dengan harga kompetitif.

Ditambah dengan customer service yang memang tidak diragukan, Zappos akhirnya bergabung dengan Amazon. Jadi, kesuksesan bisnis juga sangat ditentukan oleh partner Anda. Ingatlah tips di atas sepanjang Anda menjalankan bisnis. Paling penting di masa awal-awal.

Tidak hanya relasi dengan partner, Anda juga perlu coba memikirkan skema kerja sama yang tepat. Tak selamanya keuntungan diambil dari selisih harga supplier dan harga jual dropshipper. Kalau begitu, Anda akan mati-matian bersaing di pasaran. Sebab, akan selalu ada penjual yang menjual barangnya dengan harga lebih murah.

Strategi macam itu tak sehat. Pun, takkan membuat Anda mendapatkan banyak laba.

Jadi, coba pikirkan sistem komisi untuk supplier Anda. Sistem ini jauh lebih bagus diterapkan. Pun, supplier jadi ikut andil dalam berjalannya bisnis. Anda bisa menekan supplier agar terus memperbaiki kualitas produk dan pelayanan. Apalagi dalam hal informasi stok barang dan respons cepat (terutama berkaitan dengan retur atau pengembalian barang).

2. Berikan Nilai Jual yang Berbeda

Jual dengan harga termurah, niscaya banyak pelanggan mengantri. Kalimat itu terlanjur menempel di ingatan banyak orang. Pelaku bisnis dan konsumen juga.

Barangkali itu sebabnya harga adalah hal pertama yang dilihat. Calon konsumen selalu mencari harga terendah. Mau tak mau, pebisnis bersaing memasarkan harga yang ekonomis pula.

Namun, percayalah membanting harga tak seterusnya membuat bisnis Anda sukses. Dalam jangka panjang, praktik bisnis yang seperti ini hanya akan mempersulit Anda sendiri. Karena itu artinya, Anda dipaksa menjaring pembeli dalam jumlah semakin banyak.

Padahal kan telah jadi rahasia umum. Menjaring pembeli baru itu lebih sulit dan mahal dibandingkan mempertahankan yang lama. Kalau dipersentasikan, kemungkinan menjual ke kostumer baru hanya sekitar 5-20 persen. Jauh nilainya dengan persentase jual ke pelanggan yang sudah pernah membeli, yaitu 60-70 persen.

Maka dari itu, Anda perlu cerdas menambahkan nilai jual ke produk. Lewat nilai jual ini pulalah Anda bisa memasang harga yang sedikit di atas rata-rata.

Dalam kasus bisnis dropship, memang agak sulit untuk menambahkan nilai jual atau unique selling point ke produk. Ya karena kembali lagi…apapun yang berkaitan dengan produk bukan urusan langsung Anda.

Sebagai gantinya, alihkan nilai unik ke hal-hal yang berhubungan dengan pelanggan. Misalnya saja, customer service yang andal, jaminan waktu pengiriman yang cepat, ongkos kirim yang kompetitif, beri poin dan reward, selipkan freebies dan tester produk, dan sebagainya.

3. Perhatikan Branding Bisnis

Branding adalah perkara yang tak bisa dilepaskan dari bisnis. Karena branding lah, sebuah bisnis bisa diingat oleh banyak orang. Karena branding juga, bisnis berhasil menarik pelanggan dan menjadikan dirinya tidak sama dengan bisnis lain.

Alasan di atas pastinya masuk akal. Bahkan, sudah jadi hal yang biasa. Jadi, mari coba kita balik logikanya agar Anda mengerti betul pentingnya branding.

Sederhananya, toko online tidak punya branding hanya mengalamatkan diri untuk dilupakan. Toko semacam itu ━ kasarnya ━ tak spesial dan meniatkan diri hanya untuk dipakai sekali transaksi. Calon pelanggan jadinya tak memiliki alasan kuat untuk membeli di toko tersebut.

Itu pula mengapa kebanyakan bisnis dropship yang tak ber-branding, gila-gilaan mengobral harga. Sebelum pada akhirnya tutup lapak karena usaha tak sebanding dengan cuan.

Jadi, sampai sini, Anda mengerti kan arti penting sebuah branding? Ya. Kami harap begitu.

Identitas bisnis Anda ada dalam branding. Karena keunikan sendiri itu unik, Anda bisa saja meniatkan branding sebagai salah satu yang memiliki nilai jual atau unique selling point.

Untuk membuat konsep ini lebih mudah dipahami, Anda bisa memisalkan branding sebagai seorang teman. Bagaimana sifat, kepribadian, dan gayanya nampak di desain logo, tampilan website, dan materi promosi lainnya.

Kami tahu konsep memanusiakan bisnis sedikit sulit dipahami. Tapi intinya, branding harus bisa merepresentasikan apa bisnis Anda dan apa yang bisa bisnis Anda lakukan. Nantinya, Anda bisa mengukur seberapa kuat branding usaha dalam tiga kategori:

Top of Mind ━ sebuah brand langsung dikenal ketika seseorang menanyakan brand di kategori produk tertentu. Misalnya, “sebutkan lima brand handphone yang Anda tahu”. Maka daftar brand yang disebut berhasil menempati kasta brand awareness yang tertinggi.

Un-aided Awareness ━ pembeli mengenal brand setelah dipancing dengan sebutan brand kompetitornya. Dengan pertanyaan sama seperti sebelumnya dan ditambah menyebutkan brand A, konsumen bisa menyebutkan brand B, C, D, dan E.

Aided Awareness ━ saat sebuah nama brand diperkenalkan oleh orang kepada konsumen. Dengan kata lain, konsumen tidak otomatis membayangkannya.

Most Downloaded Pictures of The Month

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Terbaik

Apa itu Sedot-X

Apa itu Sedot-X
Tools Dropship Ampuh
Tools Dropship Ampuh
Fitur-fitur Sedot-X
Fitur-fitur Sedot-X

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Terbaik

Sedot-X Dropship Tools

Sedot-X Dropship Tools
Tools Dropship Ampuh
Tools Dropship Ampuh
Fitur-fitur Sedot-X
Fitur-fitur Sedot-X
dropship  Cara Menjadi Dropshipper di Shopee

Supaya mencapai tingkatan tertinggi brand awareness, ada banyak hal yang bisa dipahami. Caranya pun tak hanya pada yang sosmed dan promo saja. Misalnya saja, menjual program coba gratis (freemium), memberikan promosi lewat referral, berpartner dengan influence dan lainnya.

Gallery of Cara Menjadi Dropshipper Di Shopee

dropship  Cara Menjadi Dropshipper di Shopee

Trending Today

Tools Dropship Ampuh
Tools Dropship Ampuh
Apa itu Sedot-X
Apa itu Sedot-X

87 out of 100. Rated by 988 users.
1 star 2 stars 3 stars 4 stars 5 stars

Comments are closed.

Recent Posts

Categories

Monthly Archives

Static Pages

Popular Galleries

Apa itu Sedot-X

Apa itu Sedot-X

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Terbaik

Sedot-X Dropship Tools

Sedot-X Dropship Tools

Fitur-fitur Sedot-X

Fitur-fitur Sedot-X
Tools Dropship Ampuh
Tools Dropship Ampuh

Tag Cloud

AboutTerms of ServicePrivacy NoticeCookie PolicyContactCopyright

Any content, trademark/s, or other material that might be found on this site that is not this site property remains the copyright of its respective owner/s.