Ayyoubmaulana Ide Bisnis Kreatif

Menjadi Dropshipper Sepatu

dropship  Menjadi Dropshipper Sepatu

Published at Monday, May 25th 2020, 23:39:57 PM. dropship. By admin.

Tanah air ini diprediksi menjadi pasar ecommerce tertinggi di Asia. Pada tahun 2021, pendapatan dari bisnis online akan mencapai nilai $14,47 miliar. Angka itu akan senilai dengan 20 persen pendapatan negara.

Tak heran, bisnis online menjadi ladang uang paling strategis untuk dicoba. Di antara sekian banyak skema berbisnis online, dropship ialah salah satu yang cukup berprospek bagus. Skema bisnis dropship bisa dibilang minim rugi sekaligus juga minim modal.

Siapa saja bisa melakukan berbisnis dropship alias menjadi dropshipper. Asalkan familiar dengan ecommerce, peka dengan demand pasar, dan getol untuk memasarkan bisnis.

Jadi, apakah Anda tertarik menjadi dropshipper?

Kalau iya, artikel ini harus Anda baca. Di sini kami akan membahas cara menjadi dropship tanpa modal. Tak lupa, ada juga bahasan serba-serbi strategi membangun bisnis dropship yang sukses, seperti:

Memilih produk dan partner bisnis yang tepat; Menambahkan nilai jual unik (unique selling points) pada bisnis; membuat branding bisnis; Membuat website yang apik; Membuat otomatisasi proses pembelian dan notifikasi; Mempercepat penjualan dengan teknik marketing tepat.

Tanpa banyak basa-basi lagi, mari mulai topik bahasannya.

Apa itu Bisnis Dropship?

Bisnis dropship adalah model bisnis di mana seseorang menawarkan produk yang dibuat oleh pihak lain. Namun, untuk menjual produk itu, orang ini tak perlu membeli produk dan mengirimkannya secara manual. Lewat bisnis dropship, produsen juga lah yang mengirimkan produknya ke konsumen.

Lalu, apa itu dropshipper? Dropshipper yaitu orang menjalankan bisnis dropship. Kalau Anda nantinya menjalankan bisnis dropship, Anda akan dipanggil sebagai dropshipper.

Sebagai dropshipper, Anda tak perlu lagi planning produksi dan pengiriman barang. Sebab, kesemuanya itu sudah jadi tugas si produsen.

Tugas Anda selanjutnya yaitu mengembangkan bisnis itu sendiri. Bagaimana langkah konkretnya?

Sebentar. Jangan buru-buru dulu.

Sebelum memahami strategi bisnisnya, tentu Anda perlu pahami dulu bagaimana cara dropship dan cara menjadi dropshipper. Untuk itu, ada sebaiknya Anda baca artikel satu ini: Cara Memulai Bisnis Dropship.

Selain cara-cara berbisnis, kamu akan mendapatkan gambaran besar soal bisnis dropship di artikel itu. Apa saja keuntungan dan tantangan mengarungi dropshipping? Jenis produk apa saja yang dapat di-dropship? Semuanya terangkum di sana.

Setelah selesai, diperkenankan lah Anda menyelam lebih mendalam untuk tahu strategi sukses berbisnis dropship. Toh, emang itu tujuan artikel ini. Sebentar lagi, kami akan sodorkan pada Anda strategi marketing yang spesifik untuk dropshipping.

Menjadi sukses di dropshipping ada pada marketing dan customer service. Bilamana Anda merupakan orang yang kreatif sekaligus menyukai interaksi dengan orang lain, keduanya tentu tak jadi batu sandungan. Malah, kedua hal ini bisa terasa sangat menyenangkan.

Namun, ada baiknya juga untuk mencampurkan hal-hal kreatif ini dengan eksekusi yang lebih terarah. Data dan best practice yang tepat bisa menjawab strategi bisnis dropship yang efektif, efisien, dan sukses. Berikut segelintie tips yang bisa kami bagikan kepada Anda.

Baca juga : Tools Dropship Ampuh

1. Tentukan Produk dan Partner yang Tepat

Sori. Kedua hal ini tak bisa ditawar. Keduanya merupakan kunci berhasilnya bisnis dropship.

Memilih produk yang tepat mengantarkan Anda pada konsumen yang banyak. Partner dropship / supplier barang yang tepat juga akan melancarkan bisnis Anda.

Tapi, akui saja, sangat susah untuk memilih produk dan supplier yang cocok. Sebab, tak ada ukuran pasti mana yang pas untuk bisnis. Jadi, seringkali kesemuanya tergantung pada insting dan chemistry dengan partner bisnis.

Walaupun seperti itu, kami akan coba kasih sedikit panduan untuk membantu Anda memilih produk untuk dropship. Berikut poin-poin yang kami maksud:

Menentukan barang-barang yang punya satu niche. Terlalu banyak barang dengan niche beragam hanya akan membuat Anda tidak fokus. Reputasi toko juga takkan sebaik yang khusus menjual produk tertentu. Pilih produk yang enteng dan tahan lama (durable). Tipikal produk macam ini bisa meminimalisir risiko rusak selama proses pengiriman barang. Hindari produk yang berat, bervolume besar, gampang rusak, dan pecah belah. Produk yang seperti ini sulit dikirimkan, ongkos kirimnya mahal, dan risiko rusak juga besar. Prioritaskan untuk jual barang yang punya permintaan tinggi dalam jangka waktu lama. Jual produk-produk yang sedang tren di pasaran. Jadikan produk itu sebagai penarik pelanggan baru. Akan tetapi, jangan hanya menggantungkan produk-produk yang sedang tren supaya terhindar dari risiko kerugian. Hindari menjual produk yang sudah dipunyai oleh kompetitor besar dan punya basis pelanggan setia.

Selain soal produk, jangan lupakan juga kaitan Anda dengan supplier produk. Sebisa mungkin, buatlah hubungan dekat dan personal dengan partner bisnis Anda.

Anggap supplier ialah pihak yang sama pentingnya dengan konsumen. Tanpa adanya supplier, tentu saja bisnis Anda takkan berjalan. Tak ada barang yang sampai ke tangan konsumen bila supplier-nya saja tak ada.

Jangan anggap tips ini bohongan saja lho ya. Berhubungan baik dengan supplier ini ialah strategi yang dipakai oleh Zappos. Diceritakan dalam buku Delivering Happiness yang wajib dibaca Hoster Rangers, strategi ini pula yang mengantarkan Zappos menjadi ecommerce sepatu pertama yang memiliki koleksi komplit dengan harga kompetitif.

Ditambah dengan customer service yang memang tidak diragukan, Zappos akhirnya berkonsolidasi dengan Amazon. Jadi, kesuksesan bisnis juga sangat ditentukan oleh partner Anda. Ingatlah tips di atas selama Anda menjalankan bisnis. Terutama di masa awal-awal.

Selain relasi dengan partner, Anda juga perlu coba pikirkan skema kerja sama yang tepat. Tak selamanya laba diambil dari selisih harga supplier dan harga jual dropshipper. Kalau begitu, Anda akan mati-matian bersaing di pasaran. Sebab, akan selalu ada penjual yang menjajakan barangnya dengan harga lebih rendah.

Strategi seperti itu tak sehat. Pun, takkan membuat Anda mendapatkan banyak keuntungan.

Jadi, coba pikirkan sistem komisi untuk supplier Anda. Sistem ini jauh lebih aman diterapkan. Pun, supplier jadi ikut andil dalam kesuksesan bisnis. Anda bisa menekan supplier agar terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan. Apalagi dalam hal berita stok barang dan respons cepat (terutama berhubungan dengan retur atau pengembalian barang).

2. Tambahkan Nilai Jual yang Unik

Jual dengan harga paling murah, niscaya banyak pelanggan mengantri. Kalimat itu terlanjur menempel di ingatan banyak orang. Pelaku bisnis dan konsumen juga.

Mungkin itu sebabnya harga adalah hal pertama yang dilihat. Calon konsumen selalu berusaha mendapatkan harga terendah. Mau tak mau, pebisnis bersaing memasarkan harga yang ekonomis pula.

Namun, percayalah membanting harga tak selamanya membuat bisnis Anda sukses. Dalam jangka panjang, praktik bisnis yang demikian hanya akan menyulitkan Anda sendiri. Karena itu artinya, Anda dipaksa menjaring pelanggan dalam jumlah semakin banyak.

Padahal kan telah jadi rahasia umum. Menjaring pembeli baru itu lebih sulit dan mahal dibandingkan mempertahankan yang lama. Kalau dipersentasikan, kemungkinan menjual ke kostumer baru hanya sekitar 5-20 persen. Jauh nilainya dengan persentase jual ke pelanggan yang sudah pernah membeli, yaitu 60-70 persen.

Maka dari itu, Anda perlu cerdas menambahkan nilai jual ke produk. Lewat nilai jual ini pulalah Anda bisa mematok harga yang sedikit di atas rata-rata.

Dalam kasus bisnis dropship, memang agak sulit untuk membuat nilai jual atau unique selling point ke produk. Ya karena kembali lagi…apapun yang berkaitan dengan produk bukan urusan langsung Anda.

Sebagai gantinya, alihkan nilai unik ke hal-hal yang berhubungan dengan pelanggan. Misalnya saja, customer service yang cepat, jaminan waktu pengiriman yang cepat, ongkos kirim yang kompetitif, beri poin dan reward, selipkan freebies dan tester produk, dan sebagainya.

3. Membuat Branding Bisnis

Branding adalah perkara yang tak bisa dilepaskan dari bisnis. Karena branding lah, sebuah bisnis bisa diingat oleh banyak orang. Karena branding juga, bisnis sukses menarik pelanggan dan menjadikan dirinya berbeda dengan bisnis lain.

Alasan di atas tentunya masuk akal. Bahkan, sudah jadi common sense. Jadi, mari coba kita balik logikanya agar Anda mengerti betul pentingnya branding.

Sederhananya, toko online tanpa branding hanya mengalamatkan diri untuk dilupakan. Toko semacam itu ━ kasarnya ━ tak spesial dan meniatkan diri hanya untuk dipakai sekali transaksi. Calon pelanggan jadinya tak memiliki alasan kuat untuk membeli di toko tersebut.

Itu pula kenapa kebanyakan bisnis dropship yang tak ber-branding, gila-gilaan menurunkan harga. Sebelum pada akhirnya tutup lapak karena usaha tak sebanding dengan cuan.

Jadi, sampai sini, Anda paham kan arti penting sebuah branding? Ya. Kami harap seperti itu.

Identitas bisnis Anda ada dalam branding. Karena keunikan sendiri itu unik, Anda bisa saja meniatkan branding sebagai salah satu bentuk nilai jual atau unique selling point.

Untuk membuat konsep ini gampang dipahami, Anda bisa menganggap branding sebagai seorang teman. Bagaimana sifat, kepribadian, dan gayanya nampak di desain logo, tampilan website, dan materi promosi lainnya.

Kami tahu konsep memanusiakan bisnis agak sulit dipahami. Tapi intinya, branding harus bisa merepresentasikan apa bisnis Anda dan apa yang bisa bisnis Anda lakukan. Nantinya, Anda bisa kalkulasi seberapa kuat branding usaha dalam tiga kategori:

Top of Mind ━ sebuah brand langsung dikenal ketika seseorang menanyakan brand di kategori produk tertentu. Misalnya, “sebutkan lima brand handphone yang Anda tahu”. Maka daftar brand yang disebut berhasil menduduki kasta brand awareness yang tertinggi.

Un-aided Awareness ━ customer mengenal brand setelah dipancing dengan sebutan brand kompetitornya. Dengan pertanyaan sama seperti sebelumnya dan ditambah sebutan brand A, konsumen bisa menyebutkan brand B, C, D, dan E.

Aided Awareness ━ waktu sebuah nama brand diinfokan oleh orang kepada konsumen. Dengan kata lain, konsumen tidak otomatis membayangkannya.

Most Downloaded Pictures of The Month

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Terbaik
Fitur-fitur Sedot-X
Fitur-fitur Sedot-X
Tools Dropship Ampuh
Tools Dropship Ampuh

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Ampuh

Tools Dropship Ampuh
Fitur-fitur Sedot-X
Fitur-fitur Sedot-X
Apa itu Sedot-X
Apa itu Sedot-X
dropship  Menjadi Dropshipper Sepatu

Supaya mencapai level tertinggi brand awareness, ada banyak hal yang bisa dilakukan. Caranya pun tak terbatas pada yang sosmed dan promo saja. Misalnya saja, menjual program coba gratis (freemium), memberlakukan promosi lewat referral, berpartner dengan influence dan lainnya.

Gallery of Menjadi Dropshipper Sepatu

dropship  Menjadi Dropshipper Sepatu

Trending Today

Apa itu Sedot-X
Apa itu Sedot-X
Tools Dropship Terbaik
Tools Dropship Terbaik

61 out of 100. Rated by 256 users.
1 star 2 stars 3 stars 4 stars 5 stars

Comments are closed.

Recent Posts

Categories

Monthly Archives

Static Pages

Popular Galleries

Sedot-X Dropship Tools

Sedot-X Dropship Tools

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Paling Bagus

Apa itu Sedot-X

Apa itu Sedot-X

Tools Dropship Ampuh

Tools Dropship Ampuh
Fitur-fitur Sedot-X
Fitur-fitur Sedot-X

Tag Cloud

AboutTerms of ServicePrivacy NoticeCookie PolicyContactCopyright

Any content, trademark/s, or other material that might be found on this site that is not this site property remains the copyright of its respective owner/s.