Ayyoubmaulana Ide Bisnis Kreatif

Menjadi Reseller Dropship

dropship  Menjadi Reseller Dropship

Published at Tuesday, March 17th 2020, 02:12:25 AM. dropship. By admin.

Negeri ini diprediksi menjadi pasar ecommerce tertinggi di Asia. Pada tahun 2021, pendapatan dari bisnis online akan mencapai nilai $14,47 miliar. Angka itu akan sama dengan 20 persen pendapatan negara.

Tak heran, bisnis online adalah ladang uang paling strategis untuk dijajaki. Di antara sekian banyak skema berbisnis online, dropship merupakan salah satu yang cukup berprospek bagus. Skema bisnis dropship bisa dibilang minim kerugian sekaligus juga minim modal.

Siapa saja bisa melakukan berbisnis dropship alias menjadi dropshipper. Asalkan tidak asing dengan ecommerce, peka dengan permintaan pasar, dan getol untuk mempromosikan bisnis.

Jadi, apakah Anda tertarik menjadi dropshipper?

Kalau iya, artikel ini cocok untuk Anda baca. Di sini kami akan membahas cara menjadi dropship tanpa modal. Tak lupa, ada juga bahasan serba-serbi strategi memulai bisnis dropship yang sukses, seperti:

Memilih produk dan partner bisnis yang cocok; memberikan nilai jual unik (unique selling points) pada bisnis; Menggarap branding bisnis; Build website yang apik; Membuat otomatisasi proses pembelian dan notifikasi; Mempercepat produk terjual dengan teknik marketing tepat.

Tanpa banyak basa-basi lagi, mari mulai topik bahasannya.

Apa itu Bisnis Dropship?

Bisnis dropship ialah model bisnis di mana seseorang menjual produk yang dibuat oleh pihak lain. Namun, untuk menjual produk ini, orang ini tak perlu stok dan mengirimkannya secara manual. Lewat bisnis dropship, produsen juga lah yang mengirimkan produknya ke konsumen.

Lalu, apa itu dropshipper? Dropshipper ialah orang menjalankan bisnis dropship. Kalau Anda nantinya melakukan bisnis dropship, Anda akan disebut sebagai dropshipper.

Sebagai dropshipper, Anda tak perlu lagi membuat produksi dan pengiriman barang. Sebab, kesemuanya itu sudah jadi tugas si produsen.

Tugas Anda selanjutnya adalah mengembangkan bisnis itu sendiri. Bagaimana langkah konkretnya?

Sebentar. Jangan buru-buru dulu.

Sebelum memahami strategi bisnisnya, tentu Anda perlu pahami dulu bagaimana cara dropship dan cara menjadi dropshipper. Untuk itu, ada lebih baik Anda baca artikel satu ini: Cara Memulai Bisnis Dropship.

Selain cara-cara berbisnis, kamu akan temukan gambaran besar soal bisnis dropship di artikel itu. Apa saja keuntungan dan tantangan selama dropshipping? Jenis produk apa saja yang dapat di-dropship? Semuanya terangkum di sana.

Setelah khatam, diperkenankan lah Anda menyelam lebih jauh untuk tahu strategi sukses berbisnis dropship. Toh, bukannya itu tujuan artikel ini. Sebentar lagi, kami akan sodorkan pada Anda tips marketing yang spesifik untuk dropshipping.

Suksesnya dropshipping ada pada marketing dan customer service. Jika Anda merupakan orang yang kreatif sekaligus menyukai interaksi dengan orang lain, keduanya tentu tak jadi tantangan. Malah, kedua hal ini bisa terdengar sangat bisa dinikmati.

Namun, ada baiknya juga untuk memadukan hal-hal kreatif ini dengan eksekusi yang lebih terarah. Data dan best practice yang tepat bisa menjawab strategi bisnis dropship yang efektif, efisien, dan sukses. Berikut segelintie tips yang bisa kami sampaikan kepada Anda.

Baca juga : Tools Dropship

1. Memilih Produk dan Partner yang Cocok

Maaf. Kedua hal ini tak bisa ditawar. Keduanya ialah kunci berhasilnya bisnis dropship.

Pilihan produk yang tepat mengantarkan Anda pada konsumen yang tepat. Partner dropship / supplier barang yang tepat juga akan melancarkan bisnis Anda.

Akan tetapi, akui saja, sangat susah untuk menentukan produk dan supplier yang cocok. Sebab, tak ada patokan pasti mana yang pas untuk bisnis. Jadi, seringkali kesemuanya tergantung pada insting dan chemistry dengan partner bisnis.

Walaupun seperti itu, kami akan coba kasih sedikit panduan untuk membantu Anda memilih produk untuk dropship. Berikut poin-poin yang kami maksud:

Memilih barang-barang yang punya satu niche. Terlalu banyak barang dengan niche beragam hanya akan membuat Anda tidak fokus. Reputasi toko juga takkan sebaik yang khusus menjual produk tertentu. Pilih produk yang ringan dan tahan lama (durable). Tipikal produk macam ini bisa mengurangi risiko rusak selama proses pengiriman barang. Hindari produk yang berat, bervolume besar, gampang rusak, dan pecah belah. Produk yang sejenis ini sulit dikirimkan, ongkos kirimnya mahal, dan risiko rusak juga besar. Prioritaskan untuk jual barang yang punya permintaan tinggi dalam jangka waktu lama. Jual produk-produk yang sedang tren di pasaran. Jadikan produk tersebut sebagai penarik pelanggan baru. Akan tetapi, jangan hanya menggantungkan produk-produk yang sedang tren supaya menghindari dari risiko kerugian. Hindari menjual produk yang sudah dipilih oleh kompetitor besar dan punya basis pelanggan setia.

Selain soal produk, jangan lupakan juga kaitan Anda dengan supplier produk. Sebisa mungkin, buatlah hubungan dekat dan personal dengan partner bisnis Anda.

Anggap supplier yaitu pihak yang sama pentingnya dengan konsumen. Tanpa adanya supplier, tentu saja bisnis Anda takkan sukses. Tak ada barang yang sampai ke konsumen bila supplier-nya saja tak ada.

Jangan pikir tips ini bualan saja lho ya. Berhubungan baik dengan supplier ini ialah strategi yang dipakai oleh Zappos. Diceritakan dalam buku Delivering Happiness yang wajib dibaca Hoster Rangers, strategi ini pula yang mengantarkan Zappos menjadi ecommerce sepatu pertama yang memiliki koleksi terlengkap dengan harga murah.

Ditambah dengan customer service yang memang jempolan, Zappos akhirnya berkonsolidasi dengan Amazon. Jadi, kesuksesan bisnis juga sangat ditentukan oleh partner Anda. Ingatlah tips di atas sepanjang Anda menjalankan bisnis. Paling penting di masa awal-awal.

Selain relasi dengan partner, Anda juga perlu coba pikirkan skema kerja sama yang tepat. Tak selamanya keuntungan diambil dari selisih harga supplier dan harga jual dropshipper. Kalau begitu, Anda akan mati-matian bersaing di pasaran. Sebab, akan selalu ada penjual yang menjual barangnya dengan harga lebih rendah.

Strategi macam itu tak sehat. Pun, tidak akan membuat Anda mendapatkan banyak value.

Jadi, coba pikirkan sistem komisi untuk supplier Anda. Sistem ini jauh lebih bagus diterapkan. Pun, supplier jadi ikut andil dalam kesuksesan bisnis. Anda bisa menekan supplier agar terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan. Apalagi dalam hal informasi stok barang dan respons cepat (terutama berhubungan dengan retur atau pengembalian barang).

2. Berikan Nilai Jual yang Unik

Jual dengan harga termurah, niscaya banyak pelanggan berdatangan. Kalimat itu terlanjur menempel di ingatan banyak orang. Pebisnis dan konsumen juga.

Mungkin itu sebabnya harga adalah hal pertama yang dilihat. Calon konsumen selalu berusaha mendapatkan harga terendah. Mau tak mau, pebisnis bersaing memasarkan harga yang ekonomis pula.

Namun, percayalah membanting harga tak seterusnya membuat bisnis Anda sukses. Dalam jangka panjang, praktik bisnis yang seperti ini hanya akan mempersulit Anda sendiri. Karena itu artinya, Anda dipaksa menjaring pelanggan dalam jumlah semakin banyak.

Padahal kan sudah jadi rahasia umum. Menjaring pembeli baru itu lebih sulit dan mahal dibandingkan mempertahankan yang lama. Kalau dipersentasikan, kemungkinan menjual ke kostumer baru hanya sekitar 5-20 persen. Jauh nilainya dengan persentase jual ke pelanggan lama, yaitu 60-70 persen.

Maka dari itu, Anda perlu cerdas menambahkan nilai jual ke produk. Lewat nilai jual ini pulalah Anda bisa membenarkan harga yang sedikit di atas rata-rata.

Dalam kasus bisnis dropship, memang agak sulit untuk membuat nilai jual atau unique selling point ke produk. Ya karena kembali lagi…apapun yang berkaitan dengan produk bukan urusan langsung Anda.

Sebagai gantinya, alihkan nilai jual ke hal-hal yang berhubungan dengan pelanggan. Misalnya saja, customer service yang cepat, jaminan waktu pengiriman yang cepat, ongkos kirim yang kompetitif, beri poin dan reward, berikan freebies dan tester produk, dan sebagainya.

3. Perhatikan Branding Bisnis

Branding ialah perkara yang tak bisa dilepaskan dari bisnis. Karena branding lah, sebuah bisnis bisa diingat oleh banyak orang. Karena branding juga, bisnis berhasil menarik pelanggan dan menjadikan dirinya berbeda dengan bisnis lain.

Alasan di atas pastinya masuk akal. Bahkan, sudah jadi hal yang biasa. Jadi, mari coba kita balik logikanya agar Anda paham betul pentingnya branding.

Sederhananya, toko online tanpa branding hanya mengalamatkan diri untuk dilupakan. Toko semacam itu ━ kasarnya ━ tak unik dan meniatkan diri hanya untuk dipakai sekali transaksi. Calon pelanggan jadinya tak punya alasan kuat untuk membeli di toko tersebut.

Itu pula kenapa kebanyakan bisnis dropship yang tak ber-branding, gila-gilaan menurunkan harga. Sebelum pada akhirnya tutup lapak karena usaha tak sebanding dengan cuan.

Jadi, sampai sini, Anda mengerti kan arti penting sebuah branding? Ya. Kami harap seperti itu.

Identitas bisnis Anda ada dalam branding. Karena keunikan sendiri itu unik, Anda bisa saja meniatkan branding sebagai salah satu bentuk nilai jual atau unique selling point.

Untuk membuat konsep ini gampang dipahami, Anda bisa memisalkan branding sebagai seorang teman. Bagaimana sifat, kepribadian, dan gayanya nampak di desain logo, tampilan website, dan materi promosi lainnya.

Kami tahu konsep memanusiakan bisnis seperti sulit dipahami. Tapi intinya, branding harus bisa merepresentasikan apa bisnis Anda dan apa yang bisa bisnis Anda lakukan. Nantinya, Anda bisa mengukur seberapa kuat branding usaha dalam tiga kategori:

Top of Mind ━ sebuah brand langsung dikenal ketika seseorang menanyakan brand di kategori produk tertentu. Misalnya, “sebutkan lima brand gadget yang Anda tahu”. Maka daftar brand yang disebut berhasil menempati kasta brand awareness yang tertinggi.

Un-aided Awareness ━ customer mengenal brand setelah dipancing dengan sebutan brand kompetitornya. Dengan pertanyaan sama seperti sebelumnya dan ditambah menyebutkan brand A, konsumen bisa menyebutkan brand B, C, D, dan E.

Aided Awareness ━ ketika sebuah nama brand diinfokan oleh orang kepada konsumen. Dengan kata lain, konsumen tidak otomatis memikirkannya.

Most Downloaded Pictures of The Month

Tools Dropship Ampuh

Tools Dropship Ampuh

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Paling Bagus
Sedot-X Dropship Tools
Sedot-X Dropship Tools
Fitur-fitur Sedot-X
Fitur-fitur Sedot-X

Fitur-fitur Sedot-X

Fitur-fitur Sedot-X

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Paling Bagus
Tools Dropship Terbaik
Tools Dropship Terbaik
Apa itu Sedot-X
Apa itu Sedot-X
dropship  Menjadi Reseller Dropship

Supaya mencapai level tertinggi brand awareness, ada banyak hal yang bisa dilakukan. Caranya pun tak hanya pada yang sosmed dan promo saja. Misalnya saja, memasarkan program coba gratis (freemium), memberikan promosi lewat referral, berpartner dengan influence dan lainnya.

Gallery of Menjadi Reseller Dropship

dropship  Menjadi Reseller Dropship

Trending Today

Fitur-fitur Sedot-X
Fitur-fitur Sedot-X
Apa itu Sedot-X
Apa itu Sedot-X

95 out of 100. Rated by 369 users.
1 star 2 stars 3 stars 4 stars 5 stars

Comments are closed.

Recent Posts

Categories

Monthly Archives

Static Pages

Popular Galleries

Sedot-X Dropship Tools

Sedot-X Dropship Tools

Tools Dropship Ampuh

Tools Dropship Ampuh

Apa itu Sedot-X

Apa itu Sedot-X

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Terbaik

Tools Dropship Paling Bagus

Tools Dropship Paling Bagus
Fitur-fitur Sedot-X
Fitur-fitur Sedot-X

Tag Cloud

AboutTerms of ServicePrivacy NoticeCookie PolicyContactCopyright

Any content, trademark/s, or other material that might be found on this site that is not this site property remains the copyright of its respective owner/s.